Tanaman Ceguk
A. NAMA DAERAH:
1. Dani, Udani, Wudani(Melayu)
2. Bidani (Sunda);
3. Kacekluk, kaceklik, Ceguk, Cekluk,
Wedani (Jawa);
4. Rabet dani (Madura);
5. Kunyi-rhabet, Rhabet besi, Sarandengan
(Kangean);
6. Tikao (Bugis).
B.
DeskripsiTanaman(QuisqualisindicaL.)
Tanaman ceguk tergolong jenis merambat dan berkayu. Berdaun tunggal, berbentuk bujur, ujung daun meruncing dengan panjang 8-12 cm dan lebar 4-6cm.Bungamunculdiujung cabang, rnajernuk dan berbau harum. Setiap bunga mempunyai lima mahkota berwarna putih hingga merah muda atau merah darah. Tanaman liar yang mulai banyak ditanarn di halaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan setek batang.
Tanaman ceguk tergolong jenis merambat dan berkayu. Berdaun tunggal, berbentuk bujur, ujung daun meruncing dengan panjang 8-12 cm dan lebar 4-6cm.Bungamunculdiujung cabang, rnajernuk dan berbau harum. Setiap bunga mempunyai lima mahkota berwarna putih hingga merah muda atau merah darah. Tanaman liar yang mulai banyak ditanarn di halaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan setek batang.
C. KLASIFIKASI : Ceguk disebut
Quisqualisindica L. atau Quisqualis ebracteata Beauv. termasuk ke dalam famili
Combretaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah wudani, bidani, kacekluk,
rhabet, besi tikao atau ceguk.
Sifat
Kimiawi : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai
kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain:Buah matang : Potassium
quisqualata, lemak jenuh, trigonelline dan puridine.Kulit buah dan daun :
Potassium quisqualata. Bunga : Cyanidinemonoglycoside.Daun dan tangkai : Tanin,
saponin, sulfur, calsium oksalat, lemak, peroksidase, protein.
Efek Farmakologis : Tumbuhan ini bersifat : Manis,
hangat, beracun(toksik). Masuk meridian limpa dan lambung. Obat cacing,
membantu pencernaan, memperkuat limpa.
Bagian tanaman yang digunakan :
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan biji, buah masak kering, akar
dan daun.
D.
Khasiat
Berdasarkan
berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai
negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai
berikut :
1.
Oxyuriasis (cacing kremi). Biji
digongseng sampai matang, dimakan dengan dikunyah ½ jam sebelum makan. Anak kecil
3-15 biji/ hari, dewasa 15 -30 biji/ hari, untuk 3 kali makan selama 15 hari.
2.
Ascariasis (cacing gelang). Untuk
anak-anak gerus 3-5biji, makan. Akar 2 jari direbus dengan 2 cangkir air,
tambahkan sedikit gula jawa, sampai tersisa satu cangkir. Minum pagi hari
sebelum makan.
3.
Ankylostomiasis (cacingtambang).
Biji ceguk dicuci bersihlalu digiling halus. Seduh dengan air panas ½ cangkir
dan 1 sendok makan madu, hangat-hangat diminum malam hari sebelum tidur.
4.
Sakit kepala. Daun dilumatkan dan
dipakai sebagai tapal pada pelipis.
5.
Sakit telinga. Daun bersih ditumbuk
dan diperas, air perasannya untuk tetestelinga.
6.
Penyakit jamur di kulit. Buah
digiling halus, tambahkan minyak kelapa, balurkan di tempat sakit.
7.
Untuk penyakit-penyakit : Berat
badan kurang dan gangguan pencernaan pada anak. Becek pada wanita. Perut
kembung pada disentri. Radang ginjal. Gunakan 30 – 60 grdaun, direbus, saring,
minum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar