Sabtu, 22 November 2014

Morfologi Batang dan Akar

Batang merupakan bagian tumbuhan yang amat penting, batang dapat diumpamakan sebagai sumbu tubuh tumbuhan. Bagian ini umumnya tumbuh di atas tanah. Arah tubuh batang tumbuhan menuju sinar 

Fungsi batang bagi tumbuhan, yaitu untuk :
  1. Mendukung bagian-bagian tumbuhan yang ada di atas tanah.
  2. Memperluas asimilasi dan menempatkan bagian-bagian tumbuhan di dalam ruang, sehingga dari segi kepentingan tumbuhan bagian-bagian tadi terdapat dalam posisi yang paling menguntungkan.
  3. Jalan pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan jalan pengankutan hasil asimilasi dari atas ke bawah.
  4. Tempat penimbunan zat-zat makanan cadangan.


Pembagian tumbuhan yang jelas berbatang
  1. Batang berkayu (Lignosus) yaitu batang yang biasanya keras dan kuat karena sebagian besarberkayu,misalnya: Pinus (Pinus merkusii)
  2. Batang basah (Herbaceus) yaitu batang yang lunak dan berair,misalnya:Pisang (Musa paradisiaca)
  3. Batang rumput (Calmus) yaitu batang yang tidak keras dan mmpunyai ruas-ruas,misalnya:Padi (Oryza sativa L.)
  4. Batang mendong (Calamus) yaitu batang yang sama dengan batang rumput tapi ruas-ruasnya lebih panjang,misalnya: Sebangsa Teki (Cyperaceae)
Macam-macam arah tumbuh batang
  1. Tegak lurus (Erectus) yaitu Jika arahnya lurus ke atas. Contohnya: Kelapa (Cocos nucifera L.)
  2. Menggantung (Dependens) yaitu tumbuhan yang hidup di lereng-lereng gunung atau di tepi jurang atau tumbuhan yang hidup di atas pohon sebagai epifit. Contoh:  sebangsa Anggrek ( Orchidaceae)
  3. Berbaring (Humifusus) Yaitu jika batang terletak pada permukaan tanah dengan ujung yang sedikit membengkok ke atas. Contohnya pada tumbuhan : Semangka (Citrullus vulgaris schrad)
  4. Menjalar atau merayap (Repens) Yaitu jika batang berbaring, tetapi dari buku-bukunya keluar akar. Contohnya: Ubi jalar (Ipomea batatas Poir.)
  5. Serong ke atas atau condong (Ascendens) Yaitu pangkal batang seperti hendak berbaring, tetapi bagian lainnya lalu membelok ke atas. Contohnya: Kacang tanah (Arachis hypogaea L.)
  6. Mengangguk (Nutans) Yaitu batang tumbuh tegak lurus ke atas, tetapi lalu membengkok kembali ke bawah. Contohnya: Bunga matahari (Helianthus annuus L.)
  7. Memanjat(Scendens) Yaitu jika batang tumbuh ke atas dengan menggunakan penunjangnya. Contohnya: Sirih (Piper betle L.)
  8. Membelit (Volubilis) Yaitu jika batang naik k eats dengan menggunakan penunjang seperti memanjang akan tetapi tidak menggunakan alat-alat khusus melainkan batangnya sendiri dengan meilit penunjangnya.Contohnya  Gadung (Dioscorea hispida Dennst.)
Pada tumbuhan yang bercabang, cara percabangannya dibedakan menjadi:

  1. Monopodial yaitu cara percabangan tumbuhan dimana batang pokok selalu tampak jelas karena ukurannya lebih besar, dan lebih panjang demikian pula pertumbuhannya lebih cepat dari pada cabang-cabangnya. seperti pada pohon Pinus (Pinus merkusii .),Cemara (Cacuarina equisetifoia L.)
  2. Simpodial yaitu percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditntukan karena dalam perkembangan selanjutnya menghentikan pertumbuhannya atau kalah besar atau kalah cepat pertumbuhannya dibanding dengan pertumbuhan percabangannya. seperti pada pohon Sawo manila (Achras sapota L.) dan Sidaguri (Sida rhombifolia L.) 
  3. Dikotom yaitu percabangan tumbuhan yang setiap bercabang menjadi dua cabang yang sama besar. Paku andan (Gleichenia liniaris Clarke.)

Macam-macam bentuk batang :
  1. Bulat (teres)
  2. Bersegi (angularis): bersegi tiga (tringularis) dan bersegi empat (quadrangularis).
  3. Pipih: filokladia (phyllocladium) dan kladodia (cladodium).
Dilihat dari permukaannya batang tumbuh-tumbuhan juga memperlihatkan sifat yang bermacam-macam, seperti :
  1. Licin (laevis)                       
  2. Berusuk (costatus)              
  3. Beralur (sulcatus)
  4. Bersayap (alatus)
  5. Berambut (pilosus)
  6. Berduri (spinosus)
  7. Memperlihatkan bekas-bekas daun
Sifat-sifat batang antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula berbentuk lain, tetapi selalu bersifat aktinomorf.
  2. Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan tiap buku-buku terdapat daun.
  3. Tumbuhnya ke atas menuju cahay ( bersifat fototrop atau heliotrop ).
  4. Bertambah panjang di ujung.
  5. Mengadakan percabangan, dan selama hidupnya tumbuhan tidak digugurkan, kecuali cabang atau ranting yang kecil.
  6. Tidak berwarna hijau, kecuali pada tumbuhan yang umurnya pendek.
Akar merupakan bagian tubuh tumbuhan yang berada dalam tanah.
Fungsi akar pada tumbuhan secara umum sebagai berikut.
  1. Sebagai penyokong Batang Tumbuhan 
  2. Tempat melekatnya tumbuhan pada media (tanah) karena memiliki kemampuan menerobos lapisan-lapisan tanah.
  3. Menyerap garam mineral dan air melalui bulu-bulu akar.
  4. Pada beberapa tanaman, akar digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan, misalnya wortel dan ketela pohon.
  5. Pada tanaman tertentu, seperti jenis tumbuhan bakau (Rhizopora sp.) akar berperan untuk pernapasan. 
  6. Alat perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan tertentu. 
Sistem perakaran tumbuahan
  1. Sistem perakaran tunggang (Radix Primaria) Sistem Perakaran ini terdapat pada tumbuhan dikotil. Akar ini terdiri atas sebuah akar besar dengan beberapa cabang dan ranting akar, merupakan perkembangan dari akar primer dari biji berkecambah. 
  2. Sistem perakaran serabut (Radix Adventicia)Sistem perakaran ini dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Akar ini terdiri dari sejumlah akar kecil, ramping, dan berukuran sama. perakaran serabut trbentuk pada waktu akar primer mmebentuk cabang sebanyak-banyaknya.
Pembagian akar berdasarkan sifatnya
  1. Akar udara atau akar gantung(radix aereus). Akar ini keluar dari bagian-bagian tanaman yang terdapat di atas tanah, bergantung di udara. 
  2. Akar hisap atau akar penggerek (haustorium), akar yang terdapat pada tanaman yang hidup sebagai parasit, berfungsi untuk menyerap air dan zat makanan dari pohon inangnya seperti kita dapati pada benalu (Loranthus) 
  3. Akar pelekat (radix adligans), akar yang keluar dari buku-buku tumbuhan memanjat dan berguna untuk menempel pada penunjangnya saja, misalnya pada lada (Piper nigrum L.), sirih (Piper betle L.) 
  4. Akar pembelit (cirrhus radicalis), juga untuk memanjat, tetapi dengan membelit atau memeluk penunjangnya, misalnya pada panili (Vanilla planifolia Andr.). 
  5. Akar nafas (pneumatophora), yaitu cabang-cabang akar yang tumbuh tegak lurus ke atas sehingga muncul dari permukaan tanah atau air tempat tumbuhnya tumbuhan. . 
  6. Akar tunjang, yaitu akar yang tumbuh dari bagian bawah batang ke segala arah dan seolah-olah menunjang batang ini jangan sampai rebah. Sama seperti akar nafas, bagian akar yang terdapat di atas permukaan tanah pada akar ini banyak di temukan lubang atau celah untuk kepentingan pernafasan. Misalnya pada pohon bakau (Rhizophora conjogata L.) dan pohon pandan ( Pandanus tectorius Sol.) . 
  7. Akar lutut, yaitu bagian akar yang tumbuh ke atas lalu membengkok lagi masuk kedalam tanah. Akar ini berfungsi seperti halnya dengan akar nafas yang terdapat pada tumbuhan di tepi pantai yang rendah berlumpur. Misal pada pohon tanjang (Bruguiera parivolia W. Et A.)
  8. Akar banir,yaitu akar berbentuk seperti papan yang diletakkan miring untuk memperkokoh berdirinya batang pohon yang tinggi besar,misalnya Sukun(Artocarpus communis G.Forst.)
Bagian-bagian akar pada tumbuhan
  1. Leher akar atau pangkal akar (Collum) yaitu bagian akar yang bersambung dengan pangkal batang
  2. Ujung akar (Apex radicis) yaitu bagian akar yang paling muda,terdiri atas jaringan-jaringan yang masih dapat mengadakan pertumbuhan.
  3. Batang akar (Corpus radicis) yaitu bagian akar yang terdapat antara leher akar dan ujungnya.
  4. Cabang-cabang akar (Radix lateralis) yaitu bagian akar yang langsung bersambung dengan dengan pangkal batang,tetapi keluar dari akar pokok dan masing-masing dapat mengdakan percabangan lagi.
  5. Serabut akar (Fibrilla radicalis) yaitu cabang-cabang akar yang halus dan berbentuk serabut.
  6. Rambut-rambut akar atau bulu-bulu akar (Pilus radicalis) yaitu bagian akar yang sesungguhnya hanyalah merupakan penonjolan sel-sel kulit luar yang panjang.
  7. Tudung akar (Calyptra) yaitu bagian akar yang letaknya paling ujung, terdiri atas jaringan yang berguna untuk melindungi ujung akar yang masih muda dan lemah.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar